Hai Teroris! Belajarlah pada Mawardi Hamri

mawardi-640x300

Telah 10 bulan lamanya, Mantan Direktur Rumah Sakit Umum Provinsi (RSUP) NTB, dr Mawardi Hamry menghilang. Kabar tentang keberadaannya hingga kini belum diketahui. Penulis menaruh pertanyaan yang berbeda dari dua pertanyaan besar publik.

Jika publik bertanya di mana Mawardi berada? dan mengapa Mawardi menghilang? Penulis ingin bertanya, mengapa Mawardi susah ditemukan? Di banding teroris jaringan internasional, dengan mudah terdeteksi, Mawardi justru melebihi jurus yang dimiliki Osamah bin Laden.

Anehnya, pihak keluarga hingga kini tidak sepanik hari-hari pertama Mawardi menghilang. Koordinasi dengan pihak kepolisian akhir-akhir ini dapat dikatakan nihil. Padahal, sejak Maret 2016 kemarin saat Mawardi dinyatakan hilang, keluarganya sempat memberikan sayembara senilai Rp 200 juta bagi siapa saja yang menemukannya.

Tiga bulan sejak Mawardi dinyatakan hilang, media pun semakin hilang mengabarkan kasus tersebut. Hanya akhir tahun ini, kasus tersebut mengingatkan kita kembali tentang hilangnya sang dokter.

Media lokal seperti suarantb.com  kembali mengangkat kasus tersebut. Tidak tanggung-tanggung, orang-orang penting di NTB yang dahulunya jarang untuk berkomentar, kini dilemparkan pertanyaan sumbang yang nilai semakin berharga.

Kapolda NTB, Brigjen Pol Drs Umar Septono bahkan dengan tegas mengatakan dirinya gagal menjadi Kapolda NTB jika Mawardi belum ditemukan. PR tersebut juga ditagih langsung oleh orang tuannya. Silahkan dibaca: Kapolda NTB: Saya Gagal Jika Mawardi Belum Ditemukan.

Bahkan Gubernur NTB, TGB merasakan kepanikan yang sama. Ia seakan teringat kembali tentang sosok Mawardi dahulu kala. “Ya Allah, Ya Rabbi,” itu merupakan sepenggal komentar TGB saat ditanya suarantb.com. Dalam beritanya berjudul TGB Berharap Mawardi Bisa Ditemukan.

Sesulit apakah pihak kepolisian menemukan Mawardi? (Bersambung)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s