Di Langit-langit Kota

pizap-com14623651030691-5729f261dd93736a1497a169
Ilustrasi: brilio.com

Lepaskan selendang yang merekati tubuhmu

Biarkan tak sehelai benang penyekat yang merekat di tubuhmu

Telanjang lah dan menari bersamaku di langit kota malam ini

Karena ini bukan soal dosa yang terjual dengan apik di kala musim mereka menjual diri

Biarkan di langit-langit kota malam ini kita menari

Karena esok para pelacur pagi menjual ayat

Karena esok si bedebah menabuk genderang perang dengan mulut kotornya

Dan menipu kita atas nama agama

Kala musim itu datang hampirimu

Di kala ayat berfungsi sebagai senjata menyerang

Di kala ideologi sudah tidak ramah untuk manusia lagi

Mari kita telanjang dan menari di langit-langit kota

Karena ini bukan soal dosa, yang gampang terjual di musim para pelacur

Karena ini soal cinta, yang kita lakoni dengan apik di langit-langit kota

Biarkan peluru ayat tidak mengenai kita

Yang dilontarkan tiap lima tahun sekali

Mari telanjang dan menari bersamaku

Mari telanjang dan menari bersamaku

Biarkan Baratayuda menyala di lapangan Kurukshetra

Dekap erat tanganku

Terus menari di langit-langit kota

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s